
Sayang...
Kerinduanku terhadapmu kian terasa. Kuberjanji padamu untuk tidak menangis lagi, namun apalah dayaku. Airmata ni begitu mudah menitis bila hatiku kian sebak diamuk rindu.
Tertanya-tanya sendiri, bilakah kerinduan ini akan terlerai..? Mungkin benar "rindu itu milikku, kerna ia sebati dihatiku" seperti katamu jua, bila kita bertemu terlerailah rindu tapi bila sahaja kita berjauhan dan terpisah, pasti rindu itu kembali bertapak dihatiku lagi.
Saat-saat begini, kuingin mendengar suaramu. Mendengar gelak tawamu dan usikan manjamu. Apa yang sedang kau lakukan saat ini sayang...? Apakah yg berada diingatanmu...?
Kita berjauhan dan terpisah namun hati ini sentiasa dekat padamu, sentiasa merinduimu. Namamu selalu ada dalam doaku, kumenanti kepulanganmu, kunantikan kehadiranmu.
Sayang...ku amat rindu padamu.....

0 ulasan:
Catat Ulasan